Basic Attitude Success Trader

Translate before

SIKAP DASAR SEORANG TRADER SUKSES

Sukses trading adalah sebuah proses, banyak cerita dari trader-trader pemula dan trader senior bagaimana dia sukses, tetapi diawal dia trading saja. Setelah itu tidak terkontrol, loss dan loss lebih banyak. Maka trader yang sukses itu sebenarnya yang bisa mempertahankan profitnya, ada peningkatan jumlah WD-nya. Tetapi betapa sulitnya kita menemukan trader-trader yang semacam ini. Namun saya sedang bicara trader forex yang ideal, jadi tidak apa-apa kalau Anda belum bisa seperti mereka. Anda juga masih berusaha mengejarnya. Jujur saja, forex itu bukan perkara mudah. Namun bukan berarti anda tidak boleh bermimpi menjadi trader yang sukses. Setuju ya?

Meski begitu, Anda tidak bisa meninggalkan forex. Di otak anda terlanjur tertanam bahwa bisnis forex lebih menguntungkan dari pada menginvestasikan uang di bank dalam bentuk deposito atau tabungan. Hanya yang perlu management keuangan serta kesabaran yang perlu diasah, hal ini adalah sebuah kemampuan untuk berhasil dan menjadi “akhlak” atau sikap dasar seorang trader sukses.

Kaca mata bisnis saya melihat, bila anda menginvestasikan uang di forex, kemudian anda tradingkan sendiri atau anda menggunakan jasa trader profesional yang terpercaya, dan anda telah memiliki kemampuan trading dengan benar, maka keuntungan yang anda peroleh dari investasi forex ini bisa lebih besar dari bunga deposito bank yang cuma sekitar 10%-20% per tahun. Keuntungan dari investasi forex bisa lebih, terkadang bisa mencapai lebih dari 10% per bulan bahkan lebih tergantung situasi kondisi pasar dan tradernya bisa memanage money dengan baik serta psikologi nya yang teratur dengan baik pula. Hal penting lainnya adalah jumlah margin yang anda gunakan untuk investasi di forex ini, semakin besar investasi uang yang anda, contoh margin anda lebih dari $5,000 untuk leverage 1:500, dalam hal ini margin $5000 keatas akan semakin besar kemampuan menahan risiko pergerakan turun naiknya kurs mata uang yang berubah-ubah terus setiap detik. Dalam hal ini, penting dalam memperhitungkan margin ideal dalam trading, leverage yang anda gunakan serta nominal lot yang anda pakai. Anda bisa belajar money management di artikel kami lainnya.

ninjatrader, fundmanager, SignalForexTerbaik, bestindicator, BestRobotForex, BelajarSwingTrading, CopyTradeTerbaik, TraderPammIndonesia, ForexSignalTerbaik, IndicatorForexTerbaik, RobotForexTerbaik, BestExpertAdvisor ,motivationForex, BelajarTeknikSwingTrading, TradingBitCoin, Signal_Bank, BelajarSupportNResisten, forexquotes, kelas_forex_terbaik_indonesia, akunpamm_Indonesia, Ninja_forex, SignalForexAkurat

Sikap Dasar Seorang Trader
Dunia forex adalah dunia yang sangat berbeda dengan dunia bisnis lainnya, dalam forex merupakan tempat perpaduan 8 sikap dasar seorang trader antara NIAT BAIK, Money Management,kecepatan, kecermatan, kedisiplinan, pengaturan emosi, termotivasi, DOA YANG BAIK. Kenapa saya bilang Niat dan Doa, karena potensi manusia selalu leboh dominasi ego, nafsu, yang tentunya agar bisa terkendali dengan baik.

Bagi saya jika anda tidak memiliki 8 perpaduan sikap itu maka siap-siap lah menjadi loser yang hanya sekedar mencari hasil saja dan nafsu ego saja, kenapa demikian begini mari kita pelajari satu per satu;

Kecepatan
Maksud dari kecepatan ini adalah kecepatan berpikir, seorang trader dituntut memiliki sikap demikian, karena dalam dunia forex keputusan di batasi waktu yang sempit trend yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan detik. Istilahnya keputusan untuk melakukan aksi baik buy ataupun sell bisa sangat berbeda dari jam ke jam dari menit ke menit bahkan dari detik ke detik. Kalau begitu, bicara kecepatan di sini juga berkaitan dengan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Ada pun berpikir dilakukan untuk memahami realitas dalam rangka:
1. Mengambil keputusan (decision making)
2. Memecahkan persoalan (problem solving)
3. Menghasilkan yang baru (creativity)

Kecermatan dan ketelitian
Maksudnya adalah kecermatan dalam bertindak, jika kita sudah berpikir cepat dan bisa menetukan posisi market pergerakan dan arah trend saatnya kita bertindak cermat. Kita harus bisa memperkecil nilai kesalahan, baik kesalahan teknis yang sifatnya penguasaan software ataupun kesalahan lainnya semisal salah klick dan lain nya.

Ketelitian, yakni berhubungan dengan jumlah kesalahan yang dilakukan per satuan waktu, ini berhubungan dengan gerakan-gerakan dalam pencarian ‘jejak’ (untuk pekerjaan yang memerlukan pengawasan terus-menerus, pada saat melakukan suatu tindakan yang memerlukan ketelitian dan pengawasan, dan pada saat melakukan kegiatan yang manipulatif, termasuk forex). Berbeda dari waktu reaksi yang dibatasi secara psikologis, ketelitian lebih ditekankan pada pengendalian manusia.

Disiplin

Sikap ini termasuk yang paling penting, saya melihat didiplin dalam bertrading terutama di saat menentukan batas-batas kapan kita akan masuk ke market dan kapan kita akan keluar market, karena titik inilah yang menentukan sukses atau tidaknya dalam bertransaksi, jika kita disiplin terhadap hitungan kita tidak tergoda oleh “sesuatu”yang melanggar disiplin, insyalloh akan sukses dalam bertransaksi.

Pengaturan emosi
Disaat kita sudah memasuki posisi disini, menjadi saat-saat rawan apalagi yang memiliki sistem short term trading, terkadang hilang arah kapan dia akan mengclose posisinya, hal ini karena didalam diri kita terbawa oleh harapan, harapan ingin untung lebih besar, atau harapan agar runing kembali pada posisi yang kita inginkan. Intinya jangan diperalat oleh running, jangan di permainkan oleh running, jadilah diri sendiri yang telah memperhitungan dengan cepat, cermat dan disiplin.

Pribadi yang termotivasi
Motivasi lebih diartikan sebagai tingkah laku yang mengarah pada tujuan. Ini didasari oleh dua konsep dasar, yaitu kebutuhan yang berasal dari orang itu sendiri dan tujuan di lingkungan di mana orang itu berada. Dalam bentuknya yang paling mudah, motivasi diawali oleh adanya kebutuhan yang belum terpuaskan. Tujuan ditetapkan untuk memuaskan kebutuhan. Dan dilakukan aksi-aksi dalam proses pencapaian suatu tujuan. Tetapi, pada saat telah terpuaskan, kebutuhan baru muncul dan terjadilah lingkaran berkelanjutan.

Seorang trader, selalu membutuhkan motivasi, karena kontrol diri terhadap psikologisnya sangat sering terganggu kondisi tradingnya. Makanya, banyak trader yang sudah tahu kesalahannya, masih saja terus dilakukan berkali-kali. Disinilah letak kebutuhan sikap dasar ini. Maka banyaklah belajar, membaca dan membaca di perpustakaan forex Cafe Trader ini, sehingga Anda akan selalu termotivasi.

Trader forex yang sering loss, Anda akan bangkit kembali manakala Anda termotivasi…

Trader forex yang sering profit, Anda pun membutuhkannya agar Anda bisa selalu konsisten didalamnya…

Trader forex yang masih kadang loss kadang profit, Anda akan semakin memantapkan meninggalkan loss dan pindah di jalur profit…

Money Management

SIlahkan baca artikel kami ini, Money Management Forex

Niat baik

Awali niat tujuan anda sebelum memulai trading, sebelum berkarir penuh di forex, sebelum terjun ke dunia forex, Niat seperti sebuah pegangan hidup, apapun niat anda, tentunya kita sebagai manusia punya peranan penting yang tidak lepas dari Sang Maha Pencipta kita, ALLAH

Doa yang baik

DOA layaknya “Kunci Utama” dalam hidup, seberapa hebat anda dengan doa tentunya menjadi sebuah “Benteng yang kuat” bagi diri anda, karena jujur saja anda , siapa saja bahkan seorang trader yang sudah lamapun pasti mengalami kehidupan forex nya yang tidak terkontrol dengan baik, merasa diri paling hebat, paling tua, paling banyak follower pengikut, tapi bila hati dan pikirannya lebih dominan untuk egois, maka tunggulah waktunya, karena kita yakin kehidupan silih berganti, bila anda tidak siap menerima kritik saran dari seseorang, mungkin anda sudah tertutup mata dengan sikap egois anda, maka dengan DOA yang konsisten yang menjadi kunci bagi anda agar selalu terjaga dengan baik, dengan DOA inilah ALLAH akan menguji kita dengan hal apapun,

Sudah siap mererapkan 8 metode diatas ? Anda Luar Biasa untuk memulai menjadi sikap trader professional !

Note : trader professional bukan saja dilihat dari berapa banyak dia tampil di mata publik atau selalu mengisi acara seminar publik, banyak trader profesional yang berada dibelakang layar, tanpa banyak bicara atau muncul dimata publik, terpenting bagi anda melihat bukan saja dari kacamata handal mereka dalam berbicara, tapi juga sikap, karakter, dan performance trading history mereka.

Regards

Telegram : @NinjaForex | Performance Trade

21 Million Quote

Translate before

NASIHAT 21 MILYAR

Seorang lelaki terdiam di depan sebuah toko lukisan. Ia begitu larut memandangi keindahan lukisan yang terpajang paling depan di toko itu. Sang pemilik toko kemudian mendekatinya,

“Kenapa Bapak setiap hari hanya memandangi lukisan ini? Saya tahu meskipun ini lukisan mahal, sepertinya Bapak sanggup membelinya?”

“Aku toh sering lewat jalan ini, jadi buat apa aku membelinya. Cukup melihatnya saja aku sudah bahagia. Orang-orang kaya yang membeli lukisan mahal juga hanya dilihat saja bukan?”

Inilah dia sebuah prinsip hidup yang bijaksana. Jika kita bisa bahagia dengan cara yang sederhana, mengapa harus mempersulit diri sendiri?

Terkadang manusia menyangka jika ia sudah membeli sebuah barang, maka ia akan bahagia. Kenyataannya, yang didapat hanya kebahagiaan semu. Karena beberapa waktu kemudian ia menginginkan lagi barang lain untuk bisa bahagia. Kapan puasnya?

Itulah akibat dari menggantungkan kebahagiaan kepada sebuah barang. Tidakkah ini terlihat menyusahkan? Sebagai seorang muslim, kebahagiaan sejati adalah saat mampu meneladani Rasulullah.

كُلْ وَاشْرَبْ وَالْبَسْ وَتَصَدَّقْ فِى غَيْرِ سَرَفٍ وَلاَ مَخِيْلَةٍ

“Makanlah, minumlah, berpakaianlah dan bersedekahlah dengan tidak berlebih-lebihan dan menyombongkan diri.”

(Hadist Riwayat Abu Daud dan Ahmad)

Saya jadi teringat cerita ketika Einstein sedang menginap pada sebuah hotel di Jepang, sekitar tahun 1922. Ketika itu si petugas hotel menolak untuk diberi uang tip, maka sebagai gantinya Einstein memberinya sebuah kertas dan menuliskan nasihat luar biasa dalam bahasa Jerman,

“Hidup yang tenang dan sederhana akan memberi lebih banyak kebahagiaan dibandingkan hidup yang mewah tapi gelisah.”

Siapa sangka, selembar kertas ini masih tersimpan dengan rapi secara turun temurun, kemudian dilelang pada bulan Oktober 2017 dan terjual senilai 21 milyar oleh seorang penggemar Einstein!

Nah betul kan? Oleh karena itu jika kita ingin lebih bahagia, cobalah hidup dengan sederhana. Bahagiakanlah Rasulullah dengan akhlak kita. Karena dalam kebahagiaan Rasulullah tersimpan kebahagiaan kita.

Salam Hijrah.
⏰ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Sourse Arafat, Channel Telegram

10 The World’s Best Traders

Translate before

Today’s lesson is a virtual treasure trove of wisdom and insight from some of the best trading minds of all time. We are going to go on a journey of discovery and learn a little about some of the best traders ever and dissect some of their famous quotes to see what we can learn and how it applies to our own trading.

The way to learn anything is to learn from the greats, have mentors, teachers, study and read; you must make a concerted effort to absorb as much knowledge from the best in your field as possible, for that is truly the fastest way to success, be it in trading or any other field.

Below, you will find a brief introduction to 10 of the best traders of all time, followed by an inspiring quote from them and how I view that quote and apply it to my own trading principles. Hopefully, after reading today’s lesson you will be able to apply this wisdom to your own trading and start improving your market performance as a result…

George Soros

George-Soros-150x150George Soros gained international notoriety when, in September of 1992, he risked $10 billion on a single currency speculation when he shorted the British pound. He turned out to be right, and in a single day the trade generated a profit of $1 billion – ultimately, it was reported that his profit on the transaction almost reached $2 billion. As a result, he is famously known as the “the man who broke the Bank of England.”

Soros went off on his own in 1973, founding the hedge fund company of Soros Fund Management, which eventually evolved into the well-known and respected Quantum Fund. For almost two decades, he ran this aggressive and successful hedge fund, reportedly racking up returns in excess of 30% per year and, on two occasions, posting annual returns of more than 100%.

Here is a famous quote from Mr. Soros:

“Markets are constantly in a state of uncertainty and flux and money is made by discounting the obvious and betting on the unexpected.”

The above quote is a big reason why I love George Soros. Indeed, what he is saying describes the way I think about the markets and even some of my price action strategies. My fakey pattern and even a false break strategy in general, are both setups that reflect a way we can use price action to “discount the obvious and bet on the unexpected” as Soros said. Typically, most market players become fixated on one view, one bias of the market, forgetting that markets can switch direction and bias on a dime. You must be ready for everything and be an adaptable trader if you want to be able to make money over the long-run. Certainly, for Soros, betting against the British pound when the whole world was long, paid off; it’s a good example of how not following the herd and not being over-committed to a view can pay off.

In the chart below, we actually see that an obvious bearish fakey (sell signal) had formed the day before the GBPUSD crashed in 1992, leading to George Soro’s most famous trade…

 

Jesse Livermore

Jesse_LivermoreLivermore, who is the author of “How to Trade in Stocks”(1940), was one of the greatest traders of all time. At his peak in 1929, Jesse Livermore was worth $100 million, which in today’s dollars roughly equates to $1.5-13 billion, depending on the index used. He is most famous, perhaps, for selling short U.S. stocks before they crashed in 1929, swelling his bank account to $100 million.

Here is a famous quote from Jesse Livermore:

“Play the market only when all factors are in your favor. No person can play the market all the time and win. There are times when you should be completely out of the market, for emotional as well as economic reasons.”

The above quote by Jesse Livermore is one of my favorites. I am all about keeping a low-frequency trading approach and trading like a sniper not a machine gunner which is also what Livermore is saying here. Playing the market when all factors are you in favor means, as with other quotes in this lesson (seeing a theme here?) trading with confluence. He says you should be out of the market at times for emotional as well as economic reasons. Meaning, for your trading account’s sake and your mindset’s sake, you should not be in the market all the time. In fact, most of the time you should be out of the market, which is a cornerstone of my trading philosophy.

Ed Seykota

ED-seykotaTrading as a trend follower, Ed Seykota turned $5,000 into $15,000,000 over a 12-year time period in his model account – an actual client account. In the early 1970s, Seykota was hired as an analyst by a major brokerage firm. He conceived and developed the first commercial computerized trading system for managing clients’ money in the futures markets

Here is quote from Ed Seykota from The Market Wizards by Jack D. Schwager:

“Fundamentals that you read about are typically useless as the market has already discounted the price, and I call them “funny-mentals”. I am primarily a trend trader with touches of hunches based on about twenty years of experience. In order of importance to me are: (1) the long-term trend, (2) the current chart pattern, and (3) picking a good spot to buy or sell. Those are the three primary components of my trading. Way down in a very distant fourth place are my fundamental ideas and, quite likely, on balance, they have cost me money.”

What Ed is saying in the above quote is very important because it really is something I agree with and it reflects some of the concepts I teach in my courses. I am also primarily a trend-follower who uses gut feel as an assistant, and as I’ve written about before, a trader’s gut feel is something they must develop over education and screen time. Ed also talks about chart patterns, which to me means price action patterns, which obviously you know I am a huge proponent of.

Picking a good spot to buy or sell is what I describe as trading with confluence. It takes a keen knowledge of price action and staying in tune with the story on the charts to identify good spots to buy or sell. Lastly, what Ed says about fundamental analysis is pretty much spot-on with my trading outlook; I put little stock in fundamentals because the market has typically discounted them in the price. In other words, the price action reflects all market variables, more or less. Certainly, the price action gives you enough to analyze a market and find high-probability entry and exit scenarios, so don’t over-complicate it by trying to analyze every market variable under the sun.

John Paulson

John PaulsonPaulson became world-famous in 2007 by shorting the US housing market, as he foresaw the subprime mortgage crisis and bet against mortgage backed securities by investing in credit default swaps. Sometimes referred to as the greatest trade in history, Paulson’s firm made a fortune and he earned over $4 billion personally on this trade alone.

Here is a great quote from John Paulson:

Many investors make the mistake of buying high and selling low while the exact opposite is the right strategy.”

What he means here, is that most investors and traders will tend to buy when a market is high, typically because that’s when it looks and feels good to buy. However, when a market has already moved up a lot, it’s typically ready to pullback, which is why I like to trade on market pull backs in most cases. The inverse is true for shorting; when a market has sold-off big time, you usually don’t want to sell, or you’ll end up selling the bottom, so to speak. You want to wait for a bounce in price, back to a resistance or value area, then watch for a price action sell signal there to rejoin the trend after a pull back.

Paul Tudor Jones

Paul Tudor Jones shorting of Black Monday was one of the Jones_Paul_Tudormost famous trades ever. Paul Tudor Jones correctly predicted on his documentary in 1986 based on chart patterns that the market was on the path to a crash of epic proportions. He profited handsomely from the Black Monday crash in the fall of 1987, the largest single-day U.S. stock market decline (by percentage) ever. Jones reportedly tripled his money by shorting futures, making as much as $100 million on that trade as the Dow Jones Industrial Average plunged 22 percent. An amazing trade to walk away from with a fortune when so many others were ruined in the aftermath. He played it to perfection. His funds had great consistent returns for decades.

Here is a favorite quote of mine from Paul Tudor Jones featured in the Market Wizards:

“That was when I first decided I had to learn discipline and money management. It was a cathartic experience for me, in the sense that I went to the edge, questioned my very ability as a trader, and decided that I was not going to quit. I was determined to come back and fight. I decided that I was going to become very disciplined and businesslike about my trading.”

What Jones is saying here, is that there will be a time when every trader makes a huge mistake regarding money management, and they must take a cold, hard look at themselves and decide what to do next. Will you continue to bleed money from your account by continuing to make poor money management decisions? Or, will you finally get disciplined and “businesslike” in your trading? In trading, money management is literally what determines your fate, so you need to focus on it early-on if you want to have any chance of success.

Richard Dennis

richard dennisRichard J. Dennis, a commodities speculator once known as the “Prince of the Pit,” was born in Chicago, in January, 1949. In the early 1970s, he borrowed $1,600 and reportedly made $200 million in about ten years. Dennis and his friend William Eckhardt, are most famous for starting the Turtle Traders, which was a group of 21 average people to whom they taught their rules to and proved that anyone, given the right training, could trade successfully.

Here is a good quote from Richard Dennis:

“I’ve certainly done it – that is, made counter-trend initiations. However, as a rule of thumb, I don’t think you should do it.”

Richard Dennis was famously a very successful trend trader and in the above quote he is stating his feelings on trading counter trend. Interestingly, this is pretty much how I feel about trading counter-trend; sometimes it’s warranted, but most of the time it’s not, and it takes a skilled trader to be able to trade counter-trend successfully. I teach my students to master trading with the trend first and foremast and to make that the most important piece of their technical analysis.

Stanley Druckenmiller

Stanley-Freeman-DruckenmillerStanley Druckenmiller is an American investor, hedge fund manager and philanthropist.

In 1988, he was hired by George Soros to replace Victor Niederhoffer at Quantum Fund. He and Soros famously “broke the Bank of England” when they shorted British pound sterling in 1992, reputedly making more than $1 billion in profits. They calculated that the Bank of England did not have enough foreign currency reserves with which to buy enough sterling to prop up the currency and that raising interest rates would be politically unsustainable.

“I’ve learned many things from him [George Soros], but perhaps the most significant is that it’s not whether you’re right or wrong that’s important, but how much money you make when you’re right and how much you lose when you’re wrong.”

The above quote is reference to George Soros who mentored Druckenmiller for a while. This quote fits perfectly with an article I wrote recently about how you don’t have to be right to make money trading. Most traders get far too concerned about the number of winners they have compared to losers when really, they should totally forget about that number and instead focus on their overall risk / reward. In other words, how much money are they making for every dollar they have risked.

Jim Rogers

Jim-Rogers-150x150James Beeland “Jim” Rogers, Jr. is a Singapore based business magnate of American origin. Regarded by the business world as a brilliant investor, Rogers is also an author and financial commentator. He co-founded the global investment partnership, Quantum Fund, along with George Soros, another equally brilliant businessman.

Here’s one of my all-time favorite trading and investing quotes, courtesy of Mr. Rogers:

“I just wait until there is money lying in the corner, and all I have to do is go over there and pick it up. I do nothing in the meantime. Even people who lose money in the market say, “I just lost my money, now I have to do something to make it back.” No, you don’t. You should sit there until you find something.”

I really like the part above where Jim Rogers says “I just wait until there is money lying in the corner…” because that really sums up what I try to teach my students as well as my own personal trading style. Rogers is dead-on with the above quotes; most traders do WAY too much…there is nothing wrong with doing nothing if there isn’t anything to do! In other words, don’t force a trade if an obvious one isn’t there, it’s better to save your capital for a solid opportunity that’s just around the corner.

Ray Dalio

Dalio-150x150Raymond Dalio is an American billionaire investor, hedge fund manager, and philanthropist. Dalio is the founder of investment firm Bridgewater Associates, one of the world’s largest hedge funds. As of January 2018, he is one of the world’s 100 wealthiest people, according to Bloomberg.

Here is a pretty deep quote by Ray Dalio:

“I believe that the biggest problem that humanity faces is an ego sensitivity to finding out whether one is right or wrong and identifying what one’s strengths and weaknesses are.”

This quote by Mr. Dalio is deep, for a few reasons. One, having a sensitive ego is very bad in trading, because the fact is, you’re going to have losing trades, probably more than you want. So, if you become overly-affected / emotional by every loser, it’s going to catapult you into a huge string of trading mistakes, as I wrote about more in-depth in my article on the top trading mistakes people make.

Next, being right or wrong is and should be 100% irrelevant in trading. As the late, great Mark Douglas teaches, you can be wrong on average and still make money, and your trading success or failure doesn’t depend on whether you’re right on your next trade, read my article on the secret to trading success for more on this. Finally, you must determine what your strengths and weaknesses are as a person before you can find trading success. We all drag our personal baggage into the markets and it influences our trading, for better or worse.

Warren Buffet

warrenKnown as the “Oracle of Omaha,” Warren Buffett is one of the most successful investors of all time. He runs Berkshire Hathaway, which owns more than 60 companies, including insurer Geico, battery maker Duracell and restaurant chain Dairy Queen. He has committed to giving more than 99% of his fortune to charity. So far, he has given nearly $32 billion.

Here is perhaps a lesser-known quote from Warren but one that I like nonetheless:

“Opportunities come infrequently. When it rains gold, put out the bucket, not the thimble”

To me, this quote is saying that high-probability trade signals happen infrequently, which is something I teach as any of you know who have followed me for any length of time. Thus, when you do get a nice and obvious / confluent trade signal (there’s that confluent word again) you need to maximize your gains, not take a quick / easy profit. This fits nicely in my teachings about the power of risk reward and how to catch big moves in the market. I am all about waiting patiently, with discipline, for days, weeks or even months and then pouncing on that one super-obvious setup that will net me a large 1:3, 1:4, 1:5 or even greater winner. This is the basis behind my approach that proves you don’t need to win a lot to make money trading.

 


Conclusion

Personally, if you’re a beginning or struggling trader, I think the most important thing to takeaway from all the wisdom in today’s lesson is to first get YOURSELF straight; get your money straight, get your patience and discipline straight, know what your trading edge is and how to properly trade it BEFORE you start risking real money in the markets. If you do this, you will largely be trading in-line with the insight and advice that the above trading greats have provided you with.

What did you think of this lesson? Please share it with Telegram us @NinjaForex !

Life-Time Membership Special: @NinjaForex Professional Forex Trading Course, Click Here.
And how strategy @NinjaForex Daily & Scalping Trade Setups – Click Here.

Yukiko Ikebe

An Unlikely Combo: Japanese Housewife and Superstar Forex Trader

This is Etsuko Someya – married for 8 years with a young child. But in forex markets, she’s known as Mrs. Watanabe, one of hundred of thousands retail investors in Japan trading currencies.

Many of them are housewives, and they are sophisticated, using technical analysis just like professionals do. Etusuko herself earns $12,000 a month from trading.

Etusuko says, “I will fix a time and will trade only within that timeframe. The other times I will spend doing my chores and playing with my son.”

Retail investors are a big factor in currency markets — they make up almost a third of daily spot yen trading And many trade on margins. In fact, they were a key factor in sending the yen to a record on March 17th when they slashed their long positions in dollar/yen.

Kei Okamura says, “Some of these Mrs. Watanabes have become so famous that they’re regarded as celebrities by the Japanese public. And for many, the current crisis provides a way to boost positions in high-yielding currencies.”

Meet ‘Kimono TraderYukiko Ikebe: A mother of three and an investor with 40 years of experience. She’s concealing her face because she fears for her life, having made what she says is millions of dollars trading currencies. On the day the yen hit a record, Yukiko spotted an opportunity in the Aussie-Yen.

Ikebe says, “I started with a short position from 80 yen and it fell all the way to the 74 yen level. I shorted with a difference of 5 yen. The next day, it started to level around 77-70 so I bought back in. Since the short position was a difference of 5 yen, if you had put in 100,000 yen, that would be a profit of 500,000 yen.”

As Japan continues to watch the yen, analysts say the activity from retail traders will be crucial.

“The amount of trading volume and interest from retail investors towards currencies and overseas assets will likely grow from here,” say Koji Fukaya, Credit Suisse chief currency strategist.

And that’s especially the case since carry trades are back in vogue as central banks flood the system with liquidity.

Yukiko is now looking at the Aussie and the South African Rand.

That’s in contrast to a Reuters’ poll of analysts that expect both the currencies to weaken over the next 6 months. Unlike professionals who use complicated models for their forecasts, Yukiko opts for her own strategy.

She says, “They are one of the few economies in the world that are 200% self-sufficient. That’s a wonderful thing. So I traveled to both and saw with my own eyes whether I should buy their currencies.”

As Japan continues to rebuild from the earthquake, Mrs. Watanabe will not only play a crucial role in currency markets but also as the wives, mothers and citizens of a nation in crisis.

Bottom line: Japan’s influential retail currency traders, known as Mrs Watanabe, speak on their top picks, and how they trade the yen during the crisis.

Follow Channel Telegram : @NinjaForex

FILOSOFI BAMBU

Assalamu’alaikum sahabat bisnis yang berbahagia…
Hallo sahabat bisnis yang berbahagia…

Apa kabar?
Semoga sehat dan selalu semangat ya buat saudaraku..

filosofi sukses dari sebuah bambu, filosofi sukses, belajar sukses

Tahukah anda bahwa pohon bambu tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 5 tahun pertama.

Walaupun setiap hari disiram & dipupuk, tumbuhnya hanya beberapa puluh centimeter saja.

Namun setelah 5 tahun kemudian, pertumbuhan pohon bambu sangat dahsyat & ukuran nya tidak lagi dalam hitungan centimeter melainkan meter.

Lantas sebetulnya apa yang terjadi pada sebuah pohon bambu ???

 

Ternyata selama 5 tahun pertama, ia mengalami pertumbuhan dahsyat pada akar (BUKAN) pada batang, yang mana daripada itu, pohon bambu sedang mempersiapkan pondasi yang sangat kuat, agar ia bisa menopang ketinggian nya yang berpuluh puluh meter kelak dikemudian hari.

filosofi sukses dari sebuah bambu, filosofi sukses, belajar sukses

MORAL OF THE STORY

Jika kita mengalami suatu hambatan & kegagalan, bukan berarti kita tidak mengalami perkembangan, melainkan justru kita sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa didalam diri kita.

Ketika kita lelah & hampir menyerah dalam menghadapi kerasnya kehidupan, jangan pernah terbersit pupus harapan.

“The hardest part of a rocket to reach orbit is to get through the earth’s gravity”

(“bagian terberat agar sebuah roket mencapai orbit adalah saat melalui gravitasi bumi”).

Jika kita perhatikan, bagian peralatan pendukung terbesar yang dibawa oleh sebuah roket adalah jet pendorong untuk melewati atmosphere & gravitasi bumi.

Setelah roket melewati atmosphere, jet pendorong akan dilepas & roket akan terbang dengan bahan bakar minimum pada ruang angkasa tanpa bobot, melayang ringan, & tanpa usaha keras.

Demikian pula dengan manusia, bagian TERBERAT dari sebuah KESUKSESAN adalah disaat awal seseorang MEMULAI USAHA dari sebuah perjuangan, karena segala sesuatu terasa begitu BERAT & PENUH TEKANAN.

Namun bila ia dapat melewati batas tertentu, sesungguhnya seseorang dapat merasakan segala kemudahan & kebebasan dari tekanan & beban.

Namun sayangnya, banyak orang yang MENYERAH disaat tekanan & beban dirasakan terlalu berat, bagai sebuah roket yang gagal menembus atmosphere.

Buya Hamka berkata “kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup & kalau kerja sekedar kerja, kera juga bekerja”.

Ketika pohon bambu ditiup angin kencang, ia akan merunduk, tetapi setelah angin berlalu, dia akan tegak kembali, laksana perjalanan hidup seorang manusia yang tak pernah lepas dari cobaan & rintangan.

Maka jadilah seperti pohon bambu !!!

Fleksibilitas pohon bambu mengajarkan kita sikap hidup yang berpijak pada keteguhan hati dalam menjalani hidup, walaupun badai & topan menerpa.

Tidak ada kata menyerah untuk terus tumbuh, tidak ada alasan untuk terpendam dalam keterbatasan, karena bagaimanapun pertumbuhan demi pertumbuhan harus diawali dari kemampuan untuk mempertahankan diri dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.

Pastikan dalam hari hari kedepan, hidup kita akan MENJULANG TINGGI & menjadi PEMBAWA BERKAT bagi sesama, seperti halnya pohon bambu.

Sukses dan Sehat itu PILIHAN KITA.
Gambatte kudasai, haik!

Wassalam.
Better Eel for Better Life

I WILL BE SUCCESS. InsyaALLAH

Prasangka Baik

Berprasangka baik, prasangka baik, sukses, hidup sukses, trader sukses, trader forex sukses

Ippho S.

Baiksangka terhadap pencapaian orang lain itu akan memudahkan pencapaian kita. Kalau buruk sangka? Yah sebaliknya, menyulitkan pencapaian kita.

Sayangnya, si picik sering berprasangka buruk saat melihat posting-an orang lain. Foto jalan-jalan, foto rumah, foto mobil dll, dia anggap itu semua pamer.

Padahal ini soal niat. Kita tidak bisa menakar niat seseorang. Lebih baik terinspirasi dan termotivasi, terus berusaha dan berdoa agar dimampukan hal serupa.

“Lapang hati, lapang rezeki,” ini pesan guru saya.

Soal prasangka, perlu contoh?

Orang lain posting soal mobilnya yang baru. Buat apa kita berprasangka buruk? Lebih baik kita terinspirasi agar dapat mobil serupa. Ini jadi doa, ini jadi sugesti.

Orang lain posting soal omsetnya yang besar. Buat apa kita berprasangka buruk? Lebih baik kita terinspirasi agar dapat omset serupa. Ini jadi doa, ini jadi sugesti.

Apa yang terjadi saat kita iri dan dengki? Akan tertutup berbagai potensi rezeki. Rugi! Benar-benar rugi!

Kalaupun dia pamer, itu urusan dia dengan Tuhan-nya. Sekali lagi, itu urusan dia dengan Tuhan-nya. Kita? Hendaknya tetap terinspirasi dan termotivasi. Jangan pernah sekalipun iri dan dengki.

Beda dengan mereka yang berhati sempit. Mereka biasanya mudah iri dan dengki. Bahkan merasa dirinya dipermalukan dan sakit hati. Padahal itu hanya persepsi-nya sendiri.

Hati-hati. Iri dan dengki hanya akan menutupi rezeki. Rugi! Benar-benar rugi!

Kalau lapang hati? Lapang pula rezeki.

Follow Channel Telegram. Join

Profesi Millionaire

milyarder, millionaire, ninja forex, ninja_forex

Berbahagialah Anda yang saat ini punya pekerjaan sebagai tenaga pemasaran, sales, agen properti atau broker karena Anda berpeluang jadi milyader. Sebuah studi mengungkapkan bahwa mayoritas orang kaya di dunia memiliki kesamaan pekerjaan pertama, yaitu sebagai tenaga pemasaran.

Sebuah studi yang dilakukan oleh perusahaan rekrutmen terhadap 100 orang terkaya di dunia menemukan lebih banyak miliarder yang memiliki pekerjaan pertama sebagai tenaga pemasar ketimbang pekerjaan lainnya.

Perusahaan rekrutmen Inggris Aaron Wallis mempelajari latar belakang 100 orang terkaya di dunia. Mereka menemukan bahwa 10 persen dari jajaran orang tajir tersebut awalnya bekerja sebagai tenaga pemasar barang dan jasa.

“Bisa saja orang-orang yang familier dengan perjanjian bisnis sejak awal karier mereka akan maju menjadi orang yang sukses dalam perjanjian bisnis senilai jutaan atau miliaran di kemudian hari,” kata pihak Aaron Wallis dalam laporannya seperti dikutip dari Time, Rabu (20/9) yang dirilis oleh Kompas.com.

milyarder, millionaire, ninja forex, ninja_forex

Aaron Wallis menyatakan, salah satu contoh suksesnya adalah George Soros yang merupakan orang terkaya ke-29 di dunia. Soros memulai karier sebagai tenaga pemasar keliling untuk produk mainan dan hadiah sebelum akhirnya menjadi trader dan broker.

Sama halnya pula dengan pendiri dan CEO perusahaan komputer Dell, Michael Dell. Ia memulai pekerjaan sebagai tenaga pemasar surat kabar sebelum akhirnya memperoleh kekayaan sebagai pendiri perusahaan perangkat keras komputer.

Selain tenaga pemasar, pekerjaan pertama yang kerap dilakukan miliarder adalah trader saham. Serupa dengan tenaga pemasar, seorang trader saham harus memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik agar sukses dalam perdagangan saham.

Di samping itu, pekerjaan pertama para miliarder lainnya adalah developer perangkat lunak dan insinyur komputer. Ada juga miliarder yang memiliki pekerjaan pertama berupa pekerja konstruksi.

Studi tersebut juga meelajari program studi yang diambil para miliarder di bangku kuliah. Teknik adalah jurusan yang paling umum, di mana 22 dari 100 orang miliarder berkuliah di fakultas teknik.

“Ada tren yang jelas antara orang-orang yang kuliah di jurusan teknik dan 100 orang terkaya di dunia. Banyak wirausahawan yang memperoleh kekayaan di bidang teknologi dulunya kuliah jurusan teknik,” ungkap Aaron Wallis.

Program studi bisnis berada pada peringkat kedua, diikuti oleh program studi keuangan dan ekonomi. Hanya 3 orang miliarder yang kuliah jurusan ilmu komputer. Bahkan, 25 persen miliarder yang dipelajari Aaron Wallis tidak memiliki gelar akademis. Contohnya, Bill Gates (pemilik Microsof), Mark Zuckerberg (Pendiri Facebook), Steve Job (Pendiri Apple), dan lainnya.

Training Forex

PELATIHAN FOREX TERBAIK ?

Seringkali kita melihat ataupun mendengar suatu workshop, seminar ataupun pelatihan-pelatihan untuk belajar Forex, ataupun pelatihan untuk Saham, Emas, Investasi, dan lain-lain. Yang seringkali harganya juga tidak murah. Tetapi apakah mereka para Trainernya tersebut benar-benar hebat dalam bertrading atau tidak ?

Ataukah hanya pandai bersilat lidah dan bercuap-cuap bicara saja ? atau lebih parah lagi ternyata hanyalah seorang beginner luck, trader kalah, dan bukan profesional trader yang benar-benar “Trading for Living” ??

Sebelum anda terjebak dan membuang uang anda secara percuma di lembaga atau seorang pelatihan trading yang tidak kredibel, hendaknya anda membaca ulasan berikut agar tidak terjebak dengan bualan para Trainernya yang mengaku sebagai “Master” , ataupun dengan intrik semboyan marketingnya “Kecap selalu no.1”

Jika mereka para Trainer tersebut adalah benar seorang Master Trading, maka HARUS ADA PEMBUKTIANNYA SECARA OTENTIK, dan jangan hanya memanfaatkan Anda dengan mengambil untung dari uang hasil seminar ataupun komisi broker saja. Itu bukan hal yang benar, tetapi hanya memperkaya si Trainer itu sendiri dan kroni-kroninya.

Jangan Terhipnotis dahulu dengan “Kepintaran Berbicara” dari si Master tersebut sebelum dicek dahulu.

bodybuilding1


 

Seiring dengan semakin berkembangnya Forex atau Valas, serta Emas di Indonesia dan investasi lainnya, maka juga marak pula orang yang mengaku sebagai “Master” yang memanfaatkan situasi tersebut dengan mengadakan Seminar Forex , Emas ataupun Workshop sebagai sarana untuk Belajar Forex , Emas , dan Pelatihan Trading , serta diduga mengeruk keuntungan secara tidak benar.

Apakah Belajar Forex dan Emas  di suatu Seminar / Pelatihan tersebut bermutu ??

Sebelum anda mengikuti dan membayar suatu Seminar Forex , Pelatihan Emas, ataupun Workshop Forex dan Trading semacamnya, maka periksa dahulu hal-hal berikut untuk memverifikasi apakah Trainer (Coachnya) adalah orang yang berkualitas ataukah orang yang “pintar berbicara saja”

BACA DAN PELAJARI CARA MEREVIEWNYA BERIKUT DENGAN SEKSAMA

  • Cek siapakah pembicaranya , backgroundnya dan reputasinya. Jangan sampai mengikuti seminar dengan Coach (Trainer) yang bereputasi sebagai “penipu”
  • Cek account statementnya, apakah Trainer Forex tersebut berani menampilkan statement Live Account Tradingnya (bukan sekedar print out ataupun copy statementnya saja yang bukan Live). Tetapi minta langsung dibuka account tradingnya secara Live di depan public. Jangan mau kalau dibelakang layar saja atau tunggu kalau bayar dahulu (kalau sudah begitu, ini sudah pertanda “ada udang dibalik batu”). INI PENTING
  • Mintalah password investor MT4nya atau Statement MyFxBook nya untuk Live Account (jika dia trade di Forex ataupun Emas (loco) di Metatrader), dan setelah itu selidiki dahulu account tadingnya di rumah dengan seksama selama beberapa hari dan amati pola trading statementnya, apakah dia benar seorang Master yang hebat dalam Praktek (bukan teori saja), ataukah hanya HOKI / Beruntung saja. (Seorang Master Trader yang Benar-Benar hebat maka tidak akan segan atau malu untuk memperlihatkan account tradingnya secara LIVE (bukan demo) di depan orang ramai) karena kalau benar dia hebat bukankah orang akan semakin tertarik dan si Trainer akan menjadi semakin bangga… Jadi tidak boleh beralasan karena takut tradingnya dicopy, ataupun rahasia atau takut diketahui tekniknya. Itu adalah ALASAN KLISE untuk memperdaya anda sebenarnya. MEMINTA PASSWORD INVESTOR INI SANGAT PENTING !
  • Cek apakah statementnya adalah “trading kemarin sore” ataupun sudah lebih dari 5 (lima) tahun PROFITABLE . Dan HARUS account real (BUKAN DEMO) . Hal ini PENTING untuk mengetahui kredibilitasnya dan kemampuan Trainernya tersebut, jangan sampai bahwa yang diajarkan itu hanya teori atau bualan saja tetapi tidak bisa dipraktekkan dengan baik untuk kondisi jangka panjang. ATAU paling fatalnya adalah si Trainernya sendiri ternyata adalah Newbie ! (hal ini sering terjadi)
  • Cek apakah statement tersebut atas nama si Trainer itu sendiri ataukah mendompleng accountnya orang lain. Awas Jangan terjebak.
  • Cek Modal yang digunakan di Account Tradingnya si Trainer tersebut, apakah Trainernya bertrading dengan dana diatas $50000 (Lima ratus juta rupiah) ataukah hanya bermain di bawah $1000 atau bahkan $1 saja 🙂 Jika Trainernya bertrading dengan account kecil atau uang recehan, lebih baik lupakan saja Trainer yang seperti itu, karena dia bukan Profesional Trader, dan bisa dipastikan anda hanya akan menjadi korbannya saja.
  • Jangan langsung percaya dengan account tradingnya tersebut, Periksa dahulu apakah itu Account Trading yang jenis account Regular ataukah account Forex Cent ? jika account cent, maka lebih baik tinggalkan segera, karena itu bukan trading yang serius , tetapi “bermain” untuk memperdaya anda. Karena account cent itu modal $100 akan tertulis $10000 (x 100) untuk memanipulasi keuangan, dan hal ini hanya ada di broker forex yang tidak teregulasi (bucket shop).
  • Ada pula Trainer yang di account tradingnya terlihat benar memakai dana besar, tetapi sebenarnya dana itu tidak ditradingkan benar-benar, dan kalau kita menghitungnya bahwa tidak mungkin dia bisa hidup dengan cara yang seperti itu. Oleh karena itu harus kita cek berapa dana yang rutin dia tarik untuk keperluan hidupnya dan apakah masuk akal atau tidak, ATAU dana sebesar itu hanya sekedar numpang mejeng untuk pamer, padahal dana itu TIDAK ditradingkan benar-benar. Jadi dana itu sebenarnya didapat dari sebagian uang hasil seminarnya yang mahal, kemudian dimasukkan ke account tradingnya untuk ajang dipamerkan agar benar-benar terlihat seperti trading dengan dana besar, padahal itu kamuflase saja.
  • Cek risk management (resiko) yang digunakannya di dalam account tradingnya tersebut, apakah itu account trading yang sekedar LUCK (Keberuntungan) ataukah benar-benar seorang Master. Cek Drawdownnya, Risk Rewardnya, TP/SL nya, Rasio Volume Lot dibanding Modal, Persentase Profit & Loss, dan Agresifitasnya.
  • Cek apakah menggunakan volume lot yang dilipat-lipat (martingale) atau tidak. Kalau Trainer Forex tersebut menggunakan teknik trading Martingale, maka itu adalah teknik GAMBLING (berjudi) yang berbahaya, dan sebaiknya jangan mengikut Training Forex yang seperti itu. Martingale ibaratnya seperti Bom Waktu di account trading anda yang sewaktu-waktu dapat menghancurkan anda kelak (Risk dan Rewardnya tidak sebanding).
  • Cek pula di peserta yang pernah mengikuti seminar tersebut, bagaimana hasilnya dan jangan cek di 1-2 orang saja, tapi di banyak orang, termasuk di forum-forum Forex. Bertanyalah kepada orang yang TEPAT, dan bukan ngawur. Karena bisa jadi Anda bertanya kepada Kroni-Kroninya , ini percuma.
  • Cek broker (perusahaan pialang) yang direferensikan oleh si Trainer tersebut, apakah menggunakan perusahaan broker yang terdaftar ASLI sebagai Pialang (bukan Palsu) di CFTC, NFA, MFSA, FCA UK, ASIC, Bappebti ? (bila diluar regulasi yang kami sebut tersebut, maka hindari, karena Trainer tersebut mereferensikan anda ke broker yang berbahaya yang berpotensi Scam. Dan bisa dipastikan Trainernya adalah Trainer Non Profesional dan hanya Mengutamakan Komisi Broker saja)
  • Cek juga, apakah media transfer uang ke perusahaan brokernya menggunakan media perantara pihak ke 3 seperti titip transfer uangnya via orang lain / titip IB / atau via Jasa Exchanger yang bukan langsung ke perusahaan brokernya, nah hal itu sudah pasti ILEGAL dan Berbahaya brokernya, jadi harus dihindari, daripada nanti anda kena jerat pasal Money Laundry oleh PPATK / Kepolisian maka bisa repot
  • Cek pula harganya, sesuaikan dengan kantong anda dan ilmu yang diajarkan oleh Trainer Forex tersebut
  • Cek pula dari sisi service dan support (after sales servicenya)
  • Berpikirlah logis dahulu, dan jangan terburu-buru. Tanyakan pada pakarnya dahulu secara tepat sebelum bertindak.
  • Sejatinya seorang Trader yang benar-benar hebat mereka tidak akan mengadakan workshop/seminar untuk mengajarkan ilmunya secara detail, tetapi mereka biasanya mengelola dana pribadi ataupun suatu private investment. Karena hasil yang diperoleh bisa lebih bagus dan tidak perlu repot. Para Trader Hebat biasanya mereka hanya berbicara untuk kepentingan ekonom, sosial dan pembicaraan yang umum, serta bukan untuk mengajarkan ilmunya secara detail. Contoh seperti Warren Buffet, George Soros, mereka tidak pernah mengajarkan ilmunya secara detail. Biasanya dia hanya berbicara secara umum saja ataupun seperti biografinya belaka.
  • Jangan Terhipnotis ataupun Gegabah mengikutinya akibat faktor “Panas” ataupun Emosi. Berpikirlah jernih dahulu dan jangan terburu-buru. Karena sekarang di Indonesia banyak sekali seminar ataupun workshop yang tidak bermutu dan menghabiskan uang saja, padahal software dan materinya sebenarnya bisa diperoleh Gratis ataupun Lebih Murah.

Menampilkan statement live account di depan publik itu BUKAN berarti untuk maksud menyombongkan diri ataupun pamer, tetapi lebih sekedar bahwa untuk membuktikkan bahwa si Trainernya tersebut adalah BENAR orang yang sudah sukses bertrading sehingga bisa menularkan ilmunya dengan benar pula kepada orang lain dan tidak sekedar teori atau cuap-cuap belaka. Jika Trainernya adalah orang yang tepat dan bukan membual, maka membayar mahal pun tidak apa-apa. (asalkan sesuai dengan TIPS yang kami berikan diatas tersebut)

MENGENAI ALASAN PASSWORD INVESTOR ?
Tidak ada alasan bahwa menunjukkan password investor tersebut takut nanti ditiru tradenya, itu bukan suatu alasan yang masuk akal, karena itu hanyalah alasan si Trainer untuk menghindar karena takut ketahuan 🙂

Sebab password investor itu sejatinya susah untuk bisa ditiru persis posisi tradenya meskipun dengan software EA Copier ataupun MT4 Copier sekalipun (apalagi yang dengan strategi scalping itu tidak mungkin bisa ditiru), karena software copier tersebut akan terjadi delay eksekusi akibat faktor interkoneksi dan tidak mungkin bisa ditiru persis, jadi kalau ada Trainer yang tidak mau memberikan password investornya, atau setidaknya minimum memberikan live account statement yang sudah verified (bukan demo) dari MyFxBook.com maka JANGAN PERCAYA DENGAN TRAINER DI SEMINAR FOREX TERSEBUT !

Kami juga adalah salah satu team anggota pencipta untuk semacam software EA / Forex Copy, Trade Copier dan MT4 Copier yang beredar di pasaran saat ini, sehingga kami tahu betul cara kerja software copier tersebut. Dan dari pengalaman kami tersebut jangan mau diberi 1001 alasan oleh si Trainer yang tidak mau memberikan password investornya karena takut ditiru atau dilihat orang, itu bohong karena takut statement tradenya yang amburadul tersebut diketahui orang.  Dan password investor tersebut juga TIDAK BISA digunakan untuk membobol atau mengacau suatu account. jadi Trainer yang tidak mau memberikan password investornya adalah Trainer dengan Seminar Forex yang tidak benar.

Hati-hati pula dengan Trainer yang pamer kekayaan, karena itu bisa jadi bukan didapat dari hasil tradingnya, tetapi dari hasil “menipu” anda dengan seminar atau workshopnya yang harganya mahal hingga selangit ataupun jutaan rupiah. Semua harus dibuktikan dengan Live Statementnya seperti petunjuk kami diatas ataupun dengan Password Investornya tersebut. Jika tidak ada itu, maka apa yang dikatakannya adalah membual belaka dan bisa menguras uang anda.

Sudah banyak kejadian Trainer-Trainer yang penipu atau scam di Indonesia ini, bahkan celakanya itu peserta / customernya pun juga ikut menjadi korban broker yang direferensikan dan ternyata scam.

Semoga Bermanfaat !

( Seminar Forex dot com )

Positif Thingking

Dalam suatu kereta ekonomi non-AC yg lumayan panas, Seorang Eksekutif muda, dengan jas elegan berdiri disana bersama penumpang lain.
 
Kemudian, dia membuka tablet Androidnya. Lebih besar tentu dibanding smartphone umumnya.
 
DIa sedang ada chatting penting dengan para donatur. Chattng tentang dana untuk membantu para korban kebanjiran.
 
Semua penumpang menoleh padanya atau meliriknya. Apa batin mereka?
 
Seorang nenek berbicara dalam hatinya, ‘Orang muda sekarang, kaya sedikit langsung tunjuk pamer. Naik Ekonomi, tunjuk pamer.’
 
Lalu
Seorang ibu berbicara dalam hatinya, ‘Semoga suami saya tidak buat malu seperti dia. Malu bila di kelas Ekonomi bukan hal terpuji.’
 
Lalu
Seorang wanita muda berbicara dalam hatinya, ‘Mantab memang, tapi tidak sesuai sama dengan stylenya. Kenapa tidak naik kelas Exsekutif AC saja bila mau tunjuk tablet androidnya itu?’
 
Lalu, Seorang pengusaha berbicara dalam hatinya, ‘Sepertinya dia baru kenal ‘kaya’. Atau dapat warisan. andai dia merasakan jerih pahit kehidupan; barang tentu tidak akan pamer barang itu di kelas Ekonomi. Kenapa tidak naik kelas AC saja?’
 
Seorang pelajar mahasiswa melirik, ‘Bila saja dia belajar ilmu agama, tentu tidak sombong seperti itu, tunjuk pamer’
 
Seorang pelajar sekolah berbicara dalam hatinya, ‘saya tahu anda kaya. Tak perlu tunjuk pamer macam itu. Baiknya naik kereta kelas exekutif AC saja’
 
Seorang tunawisma berbicara dalam hatinya, ‘Orang ini terlalu sombong, ingin tunjuk pamer di depan rakyat kecil.’
 
Pada Akhirnya Eksekutif muda tadi menyimpan kembali tablet pada tasnya dan berbicara dalam hatinya, Alhamdulillah Ya ALLAH, akhirnya para donatur bersedia membantu. Alhamdulillah, ini kabar baik sekali. Lalu, dia sempatkan melihat kantong bajunya. Ada sebuah tiket kereta ekonomi.
 
Diapun berbicara dalam hatinya ‘Tadi saya bertukar karcis pada seorang nenek tua yang mau naik kereta ekonomi ini. Saya kasihan pada nenek tua itu. Biarlah dia yang naik kereta AC itu. Mudah-mudahan ada manfaat.:
…………
Sahabat..
Begitu berbahaya nya penghakiman. Sebuah kebaikan, tindakan kasih, bisa berubah total menjadi kejahatan hanya karena persepsi, pola pikir kita.
 
Jaga persepsi kita, keep Positif.